Sunday, 12 August 2012

Nguping pada pemilik perusahaan


Nguping pada pemilik perusahaan.
By: sandi suroyoco sinambela

6 juni 2012 seorang pemilik perusahaan peternakan.

Pelajaran yang berharga yang saya dengar. Seorang pengusaha yang berbincang-bincang dengan mahasiswa peternakan di kantin. Setiap kata yang di ucapkannya sangat berarti buatku saat itu. Seolah tak habisnya pengetahuan dan pengalamannya di bidang usaha. Yang saya kutip adalah pertanyaan seorang mahasiswa yang menghanturkan statement bahwa banyak sekali perusahaan yang kehilangan orang orang yang berpotensi mereka, karena dia sudah merasa mampu melakukannya sendiri. Trus cara mengatasinya bagai mana? Tanya seorang mahasiswa. Dia malah tersenyum, aku bisa membaca dari mimiknya itu pasti dia juga sudah pernah mengalami hal itu. Dia mangatakan jika anda mengangap bahwa bawahan anda adalah pekerja yang hanya terikat kerja maka hal itulah yang membuat mereka bergegas angkat kaki. Tapi satu hal yang harus kita lakukan kepada seluruh pekerja kita, kita hahus menganggap mereka adalah keluarga kita. Tidak ada bawahan dalam tanda kutip hal ini akan membuat ketidak stabilan emosional para karyawan kita.
Pentingnya pendekatan person dari atasan sampai ke bawahan adalah langkah yang paling tetap di lakukan. Seorang derektur yang turun langsung mengucapkan selamat ulang tahun terhadap sappam akan mengubah prilaku sampam tersebut. dia akan selalu mengingat itu. Apalagi seorang atasan yang menanyakan kabar keluarga karyawannya itu, maka dia akan nyaman dan merasa bahwa ini adalah keluarga dan mata pencaharian saya. Kata bapak tersebut kepada anak anak mahasiswa yang terlihat ternganga mendengar setiap perkataannya itu.
Sunggu menarik percakan itu. Saya langsung mengingat orang tua yang berkebun di kampung. Pekerja yang membantu orangtuaku tidak pernah mengeluh dan tidak pernah pindah ke kebun yang lain. Ternyata itulah jawabannya orang tuaku ternyata tampa sengaja telah melakukan manajemen yang sangat kuat dan ternyata berhasil. Orangtuaku selalu menanyakan kabar keluarganya, dan kalau ketemu dengan anak nya maka mama tak sungkan memberi uang jajan pada anaknya itu. Ternyata kehangatan itu membuat ikatan yang sangat erat. Apalagi jika kita bisa selalu memberikan support padanya malah sekain baik.
Bapak tersebut kembali lagi ditanyakan oleh mahasiswa tersebut. pak saya penasaran lulusan bapak apa yah? Bapaknya langsung menjawab saya lulusan dari permasalahan masnyaraka, dia senyum lalu dia mengatakan saya lulusan s-1 ekonomi UGM. Trus saya penasaran dengan pekerjaan bapak. Hahahahahahah pekerjaan saya? Dulunya saya marketing perusahaan NISSAN tapi sekarang saya menggeluti bidang peternakan. Loh kog bisa pak? Saya ingin mencapai jabatan tertinggi de ya yang punya perusahaan itu sendiri. Hahahahaha mahasiswa itu malah tersenyum berarti hubungan atasan dengan karyawan yang ada di perusahaan tempat bekerjanya bapak pertama itu kurang baik yah pak? Yah kira-kira begitulah. Ternyata bidang klian ini sangat menarik sekali. Itulah akhir dari yang saya dengar saat itu. Tapi yang saya sayangkan mengapa aku hanya menguping saja yah saat itu? Hahaha nyesal deh
Post a Comment