Friday, 19 October 2012

Wish Saat Melihat Bintang Jatuh. By: Sandi Suroyoco Sinambela


"Wish" Saat Melihat Bintang Jatuh.
By: Sandi Suroyoco Sinambela


Kala itu 28 September, Langen Werdasih Ungaran Semarang.  Malam minggu saat membakar jagung di acara latihan kepemimpina PMKP Undip tepatnya.  Eka di sampingku dan dewi.  Teman yang lain sedang mempersiapkan acara talent night.

            Jagungnya sangat susah matang dikarenakan arangnya sudah hampir habis. Api yang sangat minim ternyata membuat hati jengkel.  Dari pada pusing lototin jagungnya, saya melamun saat itu.  Saya berkali-kali melihat kelangit mencari cari bintang dimana berada. Namun bintang tak satupun aku temukan.

            Kembali lagi aku bersabar membolak-balikkan jagungnya.  Seolah dengan reflek saya langsung saja melihat kelangit. Saya berpikir mana barat dan mana timur kalau sudah malam.  Tak habis pikir saya seperti kedapatan ide. Saat itu aku ber andai-andai bahwa depan arah jagungku adalah arah barat. Sempat tersenyum sendiri.  Kedua temanku bercerita tentang kuliah mereka namu aku menghirau kannya.

            Aku melihat lagi ke atas. Terkejut rasanya ada cahaya terang yang lewat dan besar.  Waww bintang jatuh!  Waw 1,2,3 detik reflek saya langsung berdiri dan meloncat yessssss....
AKU AKAN DAPAT PACAR, DAN AKU AKAN CEPAT LULUS dengan teriakan yang nyaring mencuri perhatian dewi dan eka.
Bintang jatuhnya ke arah barat ujarku.
 apaan sihhhh kata dewi.
Yesssss bintang jatuh, make a wish. Itu yang ku katakan.
Dewi kebingungan apaan sih,
Waduh bintang jatuh SEMOGA. Kata eka. Waduh aku telat ujar eka lagi.
Aku meloncat loncat. Dan tertawa BINTANG JATUH YESS teriakku lagi.

            Apakah ini akan benar benar terjadi? Jawaban ini aku tunggu-tunggu sampai sekarang.  Maklum sampai sekarang saya memang masih jomblo.  Aku mengatakan keinginan itu tampa berpikir. Apakah itu yang sekarang mengganjal di hati kecil ini?

Semoga saja impian ini segera tercapai. 

Aku sempat lagi berfikir apakah ini adalah tanda dari Tuhan? Memang aku agak ragu, tapi  aku berusaha PERCAYA. 
Post a Comment