Thursday, 19 December 2013

Ketahanan pangan


Ketahanan pangan
Oleh: Sandi Suroyoco Sinambela

Mimpi besar di jalan hitam.

WTO giring indonesia tutup biaya subsidi bahan pangan.  Indonesia menutup mata dengan perut garuda yang berisi padi dan kapas.  Membual dengan kemakmuran, dan swasembada pangan.

Kemana arah pikiran pemerintah ini? 

Bukankah jargon Indonesia adalah negara agraris?
“keperluan yang lainnya masih bisa ditunda, tetapi masalah pangan tidak ada kata menunda”  perut lebih tajam dari pada pisau.

Tidak pantas pemerintah duduk tersenyum melihat para petani yang menjadi buruh tani diladangnya. Bufeng yang berencana berbisnis agriculture  di Indonesia, lalu mana kedaulatan negeri kita ini.

Ingatkah kita dengan penjajahan dulu? Ayam yang mati kelaparan di lumbung padi! dan itik yang mati kelaparan di di kolam!

Apa yang salah?  Pemerintah dan seluruh masyarakat harus menjungkir balikkan pikiran bersama untuk menyelamatkan negara agraris ini.
Post a Comment