Saturday, 7 March 2015

INFEKSI ND PADA EMBRIO AYAM.

INFEKSI ND PADA EMBRIO AYAM.

Newcastle disease (ND) adalah penyakit  yang disebabkan oleh virus Avian Paramyxovirus dalam dunia per-unggasan nama penyakit ND sudah sangat biasa bagi orang yang berkecimpung didunia per-unggasan.

Gejala yang teramati dari penyakit ND dapat dibedakan menjadi bentuk velogenik, mesogenik, dan lentogenik. Bentuk velogenik dari penyakit ini mencakup gejala pernafasan, pencernaan dan saraf. Gejala pernafasan yang terlihat seperti paruh terbuka, terdengar suara seperti tercekik, ngorok dan batuk. Pada gejala pencernaan tinja terlihat berubah menjadi encer dan berwarna kehijauan. Gejala syaraf pada ayam berupa tremor otot, tortikolis, dan kelumpuhan sayap dan kaki. Mortalitas dari bentuk velogenik dapat mencapai 100% pada ayam muda. Pada bentuk mesogenik gejala pernafasan terlihat pada ayam muda serta penurunan produksi telur pada ayam dewasa. Bentuk velogenik dari penyakit
ND biasanya tidak disertai gejala klinis pada ayam dewasa

Kemampuan virus ND menyebabkan kematian embrio dapat digunakan untuk penilaian karakter virulensi virus ND. Virus ND akan mengakibatkan mortalitas pada embrio ayam selama kurang dari 60 jam setelah inokulasi. Sementara untuk virus ND jenis La sota, embrio ayam masih bertahan pada umur 2 hari pasca inokulasi.

Berbeda dengan penyakit lain, embrio yang terjangkit virus AI kematian  berlangsung 18-24 jam pasca inokulasi. Embrio yang terinveksi virus IB masih bertahan umur 19 hari. Embrio yang terinveksi virus IBD hanya bertahan pada umur 3-5 hari setelah inokulasi.  

           
REVERENSI


Putra, H. H.,  M. H. Wibowo, T. Untari, dan Kurniasih, 2012. Studi Lesi Makroskopis dan Mikroskopis Embrio Ayam yang Diinfeksi Virus Newcastle Disease Isolat Lapang yang Virulen. Jurnal Sains Veteriner. UGM.  Yogyakarta
Post a Comment